Sholat Syuruq
Tata Cara Sholat Syuruq (Isyraq), Doa Dan Niat Melaksanakannya
Ini adalah panduan lengkap tata cara Sholat Syuruq beserta doa dan niat dan tata cara melaksanakan Sholat Sunnah berpahala Haji dan Umroh ini.
Shalat Syuruq (Israq) merupakan Sholat Sunnah yang dikerjakan sekitar 20 menit setelah terbitnya matahari (Menurut Mazhab Syafi’i) dan 40->45 menit setelah matahari terbit (Menurut Mazhab Hanafi).
Daftar Isi
Arti kata Isyraq dan Syuruq
Sebenarnya Isyraq dan Syuruq merupakan dua hal berbeda, ini adalah arti dari masing-masing istilah itu:
Syuruq berarti akhir waktu Subuh.Isyraq merupakan awal waktu Sholat Dhuha yang dimulai sekitar 15 hingga 20 menit setelah matahari terbit / Syuruq.
Dalil mengerjakan Shalat Syuruq
Shalat Syuruq / Israq merupakan Shalat Sunnah yang amat dianjurkan dan sebagai tambahan (Nafilah) ibadah kita selain mendirikan Sholat Fardhu.
Dalil untuk melaksanakan Shalat Isyraq adalah sebagai berikut:
عَنْ أَنَس٠بْن٠مَالÙك٠رضي الله عنه قَالَ قَالَ رَسÙول٠اللَّه٠صَلَّى اللَّه٠عَلَيْه٠وَسَلَّمَ مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ ÙÙÙŠ جَمَاعَة٠ثÙمَّ قَعَدَ ÙŠÙŽØ°Ù’ÙƒÙØ±Ù اللَّهَ ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ ØªÙŽØ·Ù’Ù„ÙØ¹ÙŽ Ø§Ù„Ø´Ù‘ÙŽÙ…Ù’Ø³Ù Ø«Ùمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْن٠كَانَتْ لَه٠كَأَجْر٠ØÙŽØ¬Ù‘َة٠وَعÙمْرَة٠قَالَ قَالَ رَسÙول٠اللَّه٠صَلَّى اللَّه٠عَلَيْه٠وَسَلَّمَ تَامَّة٠تَامَّة٠تَامَّة٠(رواه الترمذي هذا ØØ¯ÙŠØ« ØØ³Ù† غريب)
Dari Sahabat Anas bin Malik ra berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Barangsiapa yang shalat pagi hari (subuh) secara berjamaah, kemudian ia duduk berdzikir kepada Allah SWT hingga terbitnya matahari, kemudian ia shalat dua rakaat, maka baginya pahala seperti pahala mengerjakan haji dan umrah. Rasulullah SAW bersabda, ‘Sempurna, sempurna, sempurna.’ (HR. Tirmidzi no HR. Tirmidzi no. 586, beliau berkata bahwa hadits ini hasan gharib).
Waktu mengerjakan Sholat Isyraq
Berdasarkan al-Hadits Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sallam adalah sebagai berikut:
صَلاَة٠الْأَوَّابÙيْنَ ØÙيْنَ تَرْمَض٠الْÙÙØµÙŽØ§Ù„Ù
“Shalat orang-orang yang gemar bertobat adalah ketika anak-anak onta kepanasan dari teriknya matahari.†(HR. Muslim no. 1743).
Shalat Isyraq merupakan Sholat Sunnah yang dikerjakan di awal masuknya waktu Sholat Dhuha, yaitu di saat matahari telah meninggi dan teriknya terasa amat panas, menurut penjelasan hadits diatas.
Sekali lagi saya tekankan bahwa Sholat Syuruq juga disebut sebagai Shalat yang dikerjakan pada awal masuk waktu Sholat Dhuha.
Menurut mazhab Syafi’iyah adalah 20 menit setelah terbitnya matahari.Menurut mazhab Hanafiyah adalah 40 menit setelah terbitnya matahari.
Jumlah Rakaat Sholat Syuruq
Seperti penjelasan dari al-Hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sallam bahwa jumlah rakaat Sholat Syuruq adalah 2 rakaat dan satu salam saja (HR. Tirmidzi, no. 586).
Niat Sholat Syuruq
Niat Syuruq adalah sebagai berikut:
Ø£ÙØµÙŽÙ„Ùّي سÙنَّةَ الإشراق رَكْعَتَيْن Ù„Ùلَّه٠تَعَالَى
Ushalli sunnatal isyraqi rak’ataini lillahi ta’ala.
Artinya:
Aku berniat melaksanakan Shalat Sunnah Isyraq sebanyak dua rakaat karena Allah Ta’ala.
Tata cara Sholat Isyraq / Syuruq
UrutanRakaat PertamaRakaat Kedua1.Membaca NiatMembaca Al-Fatihah2.Takbiratul Ihram, dianjurkan membacadoa iftitahMembaca surah al-Qur'an3.Membaca al-FatihahRuku' (Membaca Subhana rabbiyal 'adzhimi wa bihamdihi )4.Membaca surah al-Qur'anI'tidal (Membaca Sami’Allaahu liman hamidah kemudian Rabbana Lakalhamdu Mil Assamawati Wamil Ardhi Wamil a’maasyita Min Syai i’nba’du)5.Ruku' (Membaca Subhana Rabbiyal 'Adzhimi Wa Bihamdihi )Sujud (Membaca Subhana Rabbiyal A'la Wa Bihamdihi)6.I'tidal (Membaca Sami’Allaahu liman hamidah kemudian Rabbana Lakalhamdu Mil Assamawati Wamil Ardhi Wamil a’maasyita Min Syai i’nba’du)Duduk diantara dua sujud (Membaca Rabbighfirli Warhamni Wajburni Warfa’kni Warzuqni Wahdini Wa’afini Wa’fu ‘anni)7.Sujud (Membaca Subhana Rabbiyal A'la Wa Bihamdihi)Sujud ke 2 (Membaca Subhana Rabbiyal A'la Wa Bihamdihi)8.Duduk diantara dua sujud (Membaca Rabbighfirli Warhamni Wajburni Warfa’kni Warzuqni Wahdini Wa’afini Wa’fu ‘anni)Tahiyat akhir9.Sujud ke 2 (Membaca Subhana Rabbiyal A'la Wa Bihamdihi)Salam10.Berdiri berlanjut ke rakaat keduaDoa Sholat Isyraq
Doa setelah Sholat Syuruq / Isyraq
Doa I
اَللَّهÙÙ…ÙŽÙ‘ يَا Ù†Ùوْرَ النÙÙ‘ÙˆÙ’Ø±Ù Ø¨ÙØ§Ù„Ø·ÙÙ‘ÙˆÙ’Ø±Ù ÙˆÙŽÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù مَسْطÙوْر٠ÙÙيْ رÙÙ‚ÙÙ‘ مَنْشÙوْر٠وَالبَيْت٠المَعْمÙوْر٠أَسْأَلÙÙƒÙŽ أَنْ تَرْزÙÙ‚ÙŽÙ†Ùيْ Ù†Ùوْرًا أَسْتَهْدÙيْ بÙه٠إÙلَيْكَ وَأَدÙÙ„ÙÙ‘ بÙه٠عَلَيْكَ وَيَصْØÙŽØ¨ÙÙ†Ùيْ ÙÙيْ ØÙŽÙŠÙŽØ§ØªÙيْ وَبَعْدَ الْاÙنْتÙقَال٠مÙنْ ظَلاَم Ù…ÙØ´Ù’كَاتÙيْ وَأَسْأَلÙÙƒÙŽ Ø¨ÙØ§Ù„Ø´ÙŽÙ‘Ù…Ù’Ø³Ù ÙˆÙŽØ¶ÙØÙŽØ§Ù‡ÙŽØ§ ÙˆÙŽÙ†ÙŽÙْس٠مَا سÙوَاهَا أَنْ تَجْعَلَ شَمْسَ مَعْرÙÙَتÙÙƒÙŽ Ù…ÙØ´Ù’رÙقَةً بÙيْ لَا ÙŠÙŽØÙ’Ø¬ÙØ¨Ùهَا غَيْم٠الْأَوْهَام٠وَلَا يَعْتَرÙيْهَا ÙƒÙØ³ÙوْÙ٠قَمَر٠الوَاØÙدÙيَّة٠عÙنْدَ التَّمَام٠بَلْ أَدÙمْ لَهَا Ø§Ù„Ù’Ø¥ÙØ´Ù’رَاقَ وَالظÙÙ‡Ùوْرَ عَلَى مَمَرÙÙ‘ الْأَيَّام٠وَالدÙّهÙوْر٠وَصَلÙÙ‘ اللَّهÙÙ…ÙŽÙ‘ عَلَى سَيÙّدÙنَا Ù…ÙØÙŽÙ…ÙŽÙ‘Ø¯Ù Ø®ÙŽØ§ØªÙم٠اْلأَنْبÙÙŠÙŽØ§Ø¡Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ù…ÙØ±Ù’سَلÙيْنَ وَالْØÙŽÙ…ْد٠Ùلله٠رَبÙÙ‘ الْعَالَمÙيْنَ اللهم اغْÙÙØ±Ù’ لَنَا ÙˆÙŽÙ„ÙÙˆÙŽØ§Ù„ÙØ¯Ùيْنَا ÙˆÙŽÙ„ÙØ¥ÙخْوَاÙننَا ÙÙÙŠ الله٠أَØÙ’يَاءً وَأَمْوَاتًا أَجْمَعÙيْنَ
Artinya: “Ya Allah, Wahai Cahayanya Cahaya, dengan wasilah bukit Thur dan Kitab yang ditulis pada lembaran yang terbuka, dan dengan wasilah Baitul Ma’mur, aku meminta kepadaMu agar Engkau memberiku cahaya, yang dengannya aku dapat mencari petunjukMu, dan dengannya aku menunjukkan tentangMu. Dan yang terus-menerus mengiringiku dalam kehidupanku dan setelah berpindah (ke alam lain; bangkit dari kubur) dari kegelapan liang (kubur) ku. Dan aku meminta padaMu dengan wasilah matahari beserta cahayanya di pagi hari, dan kemuliaan yang wujud pada selain matahari, agar Engkau menjadikan matahari ma’rifat padaMu (yang ada padaku) bersinar menerangi ku, tidak tertutup oleh mendung-mendung keraguan, tidak pula terlintasi gerhana pada rembulan kemaha-esaan dikala purnama. Tapi jadikanlah padanya selalu bersinar dan selalu tampak, seiring berjalannya hari dan tahun. Dan berikanlah rahmat ta’dzim Wahai Allah kepada junjungan kami Muhammad, sang pamungkas para nabi dan Rasul. Dan segala Puji hanya milik Allah tuhan penguasa alam. Ya Allah ampunilah kami, kedua Orang tua kami serta kepada saudara-saudara kami seagama seluruhnya, baik yang masih hidup ataupun yang telah meninggalâ€
Ini adalah panduan lengkap tata cara Sholat Syuruq beserta doa dan niat dan tata cara melaksanakan Sholat Sunnah berpahala Haji dan Umroh ini.
Shalat Syuruq (Israq) merupakan Sholat Sunnah yang dikerjakan sekitar 20 menit setelah terbitnya matahari (Menurut Mazhab Syafi’i) dan 40->45 menit setelah matahari terbit (Menurut Mazhab Hanafi).
Daftar Isi
Arti kata Isyraq dan Syuruq
Sebenarnya Isyraq dan Syuruq merupakan dua hal berbeda, ini adalah arti dari masing-masing istilah itu:
Syuruq berarti akhir waktu Subuh.Isyraq merupakan awal waktu Sholat Dhuha yang dimulai sekitar 15 hingga 20 menit setelah matahari terbit / Syuruq.
Dalil mengerjakan Shalat Syuruq
Shalat Syuruq / Israq merupakan Shalat Sunnah yang amat dianjurkan dan sebagai tambahan (Nafilah) ibadah kita selain mendirikan Sholat Fardhu.
Dalil untuk melaksanakan Shalat Isyraq adalah sebagai berikut:
عَنْ أَنَس٠بْن٠مَالÙك٠رضي الله عنه قَالَ قَالَ رَسÙول٠اللَّه٠صَلَّى اللَّه٠عَلَيْه٠وَسَلَّمَ مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ ÙÙÙŠ جَمَاعَة٠ثÙمَّ قَعَدَ ÙŠÙŽØ°Ù’ÙƒÙØ±Ù اللَّهَ ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ ØªÙŽØ·Ù’Ù„ÙØ¹ÙŽ Ø§Ù„Ø´Ù‘ÙŽÙ…Ù’Ø³Ù Ø«Ùمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْن٠كَانَتْ لَه٠كَأَجْر٠ØÙŽØ¬Ù‘َة٠وَعÙمْرَة٠قَالَ قَالَ رَسÙول٠اللَّه٠صَلَّى اللَّه٠عَلَيْه٠وَسَلَّمَ تَامَّة٠تَامَّة٠تَامَّة٠(رواه الترمذي هذا ØØ¯ÙŠØ« ØØ³Ù† غريب)
Dari Sahabat Anas bin Malik ra berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Barangsiapa yang shalat pagi hari (subuh) secara berjamaah, kemudian ia duduk berdzikir kepada Allah SWT hingga terbitnya matahari, kemudian ia shalat dua rakaat, maka baginya pahala seperti pahala mengerjakan haji dan umrah. Rasulullah SAW bersabda, ‘Sempurna, sempurna, sempurna.’ (HR. Tirmidzi no HR. Tirmidzi no. 586, beliau berkata bahwa hadits ini hasan gharib).
Waktu mengerjakan Sholat Isyraq
Berdasarkan al-Hadits Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sallam adalah sebagai berikut:
صَلاَة٠الْأَوَّابÙيْنَ ØÙيْنَ تَرْمَض٠الْÙÙØµÙŽØ§Ù„Ù
“Shalat orang-orang yang gemar bertobat adalah ketika anak-anak onta kepanasan dari teriknya matahari.†(HR. Muslim no. 1743).
Shalat Isyraq merupakan Sholat Sunnah yang dikerjakan di awal masuknya waktu Sholat Dhuha, yaitu di saat matahari telah meninggi dan teriknya terasa amat panas, menurut penjelasan hadits diatas.
Sekali lagi saya tekankan bahwa Sholat Syuruq juga disebut sebagai Shalat yang dikerjakan pada awal masuk waktu Sholat Dhuha.
Menurut mazhab Syafi’iyah adalah 20 menit setelah terbitnya matahari.Menurut mazhab Hanafiyah adalah 40 menit setelah terbitnya matahari.
Jumlah Rakaat Sholat Syuruq
Seperti penjelasan dari al-Hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sallam bahwa jumlah rakaat Sholat Syuruq adalah 2 rakaat dan satu salam saja (HR. Tirmidzi, no. 586).
Niat Sholat Syuruq
Niat Syuruq adalah sebagai berikut:
Ø£ÙØµÙŽÙ„Ùّي سÙنَّةَ الإشراق رَكْعَتَيْن Ù„Ùلَّه٠تَعَالَى
Ushalli sunnatal isyraqi rak’ataini lillahi ta’ala.
Artinya:
Aku berniat melaksanakan Shalat Sunnah Isyraq sebanyak dua rakaat karena Allah Ta’ala.
Tata cara Sholat Isyraq / Syuruq
UrutanRakaat PertamaRakaat Kedua1.Membaca NiatMembaca Al-Fatihah2.Takbiratul Ihram, dianjurkan membacadoa iftitahMembaca surah al-Qur'an3.Membaca al-FatihahRuku' (Membaca Subhana rabbiyal 'adzhimi wa bihamdihi )4.Membaca surah al-Qur'anI'tidal (Membaca Sami’Allaahu liman hamidah kemudian Rabbana Lakalhamdu Mil Assamawati Wamil Ardhi Wamil a’maasyita Min Syai i’nba’du)5.Ruku' (Membaca Subhana Rabbiyal 'Adzhimi Wa Bihamdihi )Sujud (Membaca Subhana Rabbiyal A'la Wa Bihamdihi)6.I'tidal (Membaca Sami’Allaahu liman hamidah kemudian Rabbana Lakalhamdu Mil Assamawati Wamil Ardhi Wamil a’maasyita Min Syai i’nba’du)Duduk diantara dua sujud (Membaca Rabbighfirli Warhamni Wajburni Warfa’kni Warzuqni Wahdini Wa’afini Wa’fu ‘anni)7.Sujud (Membaca Subhana Rabbiyal A'la Wa Bihamdihi)Sujud ke 2 (Membaca Subhana Rabbiyal A'la Wa Bihamdihi)8.Duduk diantara dua sujud (Membaca Rabbighfirli Warhamni Wajburni Warfa’kni Warzuqni Wahdini Wa’afini Wa’fu ‘anni)Tahiyat akhir9.Sujud ke 2 (Membaca Subhana Rabbiyal A'la Wa Bihamdihi)Salam10.Berdiri berlanjut ke rakaat keduaDoa Sholat Isyraq
Doa setelah Sholat Syuruq / Isyraq
Doa I
اَللَّهÙÙ…ÙŽÙ‘ يَا Ù†Ùوْرَ النÙÙ‘ÙˆÙ’Ø±Ù Ø¨ÙØ§Ù„Ø·ÙÙ‘ÙˆÙ’Ø±Ù ÙˆÙŽÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù مَسْطÙوْر٠ÙÙيْ رÙÙ‚ÙÙ‘ مَنْشÙوْر٠وَالبَيْت٠المَعْمÙوْر٠أَسْأَلÙÙƒÙŽ أَنْ تَرْزÙÙ‚ÙŽÙ†Ùيْ Ù†Ùوْرًا أَسْتَهْدÙيْ بÙه٠إÙلَيْكَ وَأَدÙÙ„ÙÙ‘ بÙه٠عَلَيْكَ وَيَصْØÙŽØ¨ÙÙ†Ùيْ ÙÙيْ ØÙŽÙŠÙŽØ§ØªÙيْ وَبَعْدَ الْاÙنْتÙقَال٠مÙنْ ظَلاَم Ù…ÙØ´Ù’كَاتÙيْ وَأَسْأَلÙÙƒÙŽ Ø¨ÙØ§Ù„Ø´ÙŽÙ‘Ù…Ù’Ø³Ù ÙˆÙŽØ¶ÙØÙŽØ§Ù‡ÙŽØ§ ÙˆÙŽÙ†ÙŽÙْس٠مَا سÙوَاهَا أَنْ تَجْعَلَ شَمْسَ مَعْرÙÙَتÙÙƒÙŽ Ù…ÙØ´Ù’رÙقَةً بÙيْ لَا ÙŠÙŽØÙ’Ø¬ÙØ¨Ùهَا غَيْم٠الْأَوْهَام٠وَلَا يَعْتَرÙيْهَا ÙƒÙØ³ÙوْÙ٠قَمَر٠الوَاØÙدÙيَّة٠عÙنْدَ التَّمَام٠بَلْ أَدÙمْ لَهَا Ø§Ù„Ù’Ø¥ÙØ´Ù’رَاقَ وَالظÙÙ‡Ùوْرَ عَلَى مَمَرÙÙ‘ الْأَيَّام٠وَالدÙّهÙوْر٠وَصَلÙÙ‘ اللَّهÙÙ…ÙŽÙ‘ عَلَى سَيÙّدÙنَا Ù…ÙØÙŽÙ…ÙŽÙ‘Ø¯Ù Ø®ÙŽØ§ØªÙم٠اْلأَنْبÙÙŠÙŽØ§Ø¡Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ù…ÙØ±Ù’سَلÙيْنَ وَالْØÙŽÙ…ْد٠Ùلله٠رَبÙÙ‘ الْعَالَمÙيْنَ اللهم اغْÙÙØ±Ù’ لَنَا ÙˆÙŽÙ„ÙÙˆÙŽØ§Ù„ÙØ¯Ùيْنَا ÙˆÙŽÙ„ÙØ¥ÙخْوَاÙننَا ÙÙÙŠ الله٠أَØÙ’يَاءً وَأَمْوَاتًا أَجْمَعÙيْنَ
Artinya: “Ya Allah, Wahai Cahayanya Cahaya, dengan wasilah bukit Thur dan Kitab yang ditulis pada lembaran yang terbuka, dan dengan wasilah Baitul Ma’mur, aku meminta kepadaMu agar Engkau memberiku cahaya, yang dengannya aku dapat mencari petunjukMu, dan dengannya aku menunjukkan tentangMu. Dan yang terus-menerus mengiringiku dalam kehidupanku dan setelah berpindah (ke alam lain; bangkit dari kubur) dari kegelapan liang (kubur) ku. Dan aku meminta padaMu dengan wasilah matahari beserta cahayanya di pagi hari, dan kemuliaan yang wujud pada selain matahari, agar Engkau menjadikan matahari ma’rifat padaMu (yang ada padaku) bersinar menerangi ku, tidak tertutup oleh mendung-mendung keraguan, tidak pula terlintasi gerhana pada rembulan kemaha-esaan dikala purnama. Tapi jadikanlah padanya selalu bersinar dan selalu tampak, seiring berjalannya hari dan tahun. Dan berikanlah rahmat ta’dzim Wahai Allah kepada junjungan kami Muhammad, sang pamungkas para nabi dan Rasul. Dan segala Puji hanya milik Allah tuhan penguasa alam. Ya Allah ampunilah kami, kedua Orang tua kami serta kepada saudara-saudara kami seagama seluruhnya, baik yang masih hidup ataupun yang telah meninggalâ€
